LANGITBABEL.COM–Ketika anggaran dana desa dipangkas lebih dari 50%, untuk jaminan KDMP, lalu muncul pertanyaan kritis: Apakah jabatan kepala desa masih “semenarik” itu?
Dana desa selama ini menjadi sumber utama pembangunan desa dan Instrumen program sosial & ekonomi, serta ruang kebijakan bagi kepala desa
Jika anggaran dipangkas ruang gerak kekuasaan ikut menyempit tapi Kenapa Masih akan tetap diperebutkan?
Karena jabatan kepala desa bukan hanya soal anggaran, tapi juga Kekuasaan administratif ,Pengaruh sosial & politik di desa serta kontrol atas kebijakan dan aset desa
Artinya kekuasaan tidak selalu identik dengan besar kecilnya anggaran.
Risiko yang harus diwaspadai Ketika dana berkurang tapi ambisi tetap tinggi Potensi penyalahgunaan wewenang Konflik kepentingan dan perebutan jabatan yang tidak sehat
Seharusnya jabatan kepala desa adalah amanah pelayanan, bukan “kursi kekuasaan”dengan atau tanpa dana besar fokusnya tetap pada kesejahteraan masyarakat, bukan sekedar pada akses terhadap anggaran.
Jika kursi kades tetap diperebutkan meski dana dipangkas, maka, Yang diperebutkan bukan sekadar anggaran, tapi kekuasaan itu sendiri, desa butuh pemimpin, bukan penguasa.
Sumber: Dikelolah Dari berbagai sumber
