Blog  

Fakultas Hukum Yang Kini Diperebutkan

Mahasiswa hukum tidak lagi sekadar “penghafal pasal”

LANGITBABEL. COM-Masuk hukum? Emang nggak keterima di jurusan lain ya?”kalimat ini kerap kita dengar era tahun 90 an .

Terdengar menyakitkan, bahkan banyak para orang tua kurang rela anaknya menempuh studi hukum.

Ada masa ketika menjadi mahasiswa Fakultas Hukum di Indonesia, tidak dianggap istimewa. Bahkan cenderung dipandang sebelah mata.

Tidak seperti dokter yang langsung terlihat “menyembuhkan”, atau insinyur yang jelas “membangun”.

Mahasiswa hukum?“Belajar pasal.”“Ngapalin undang-undang.” dan pertanyaan terkahir kerjanya nanti apa?

Padahal yang tidak banyak disadari,hukum adalah fondasi dari semua itu.tanpa hukum,pembangunan bisa semena-mena,kekuasaan bisa liar tanpa batas,dan keadilan cuma jadi wacana.

Hari ini, sepertinya perlahan persepsi itu berubah. Ketika kasus korupsi terbongkar,ketika masyarakat bicara soal hak,ketika kebijakan publik diperdebatkan,hukum menjadi pusat perhatian.

Mahasiswa hukum tidak lagi sekadar “penghafal pasal”,tetapi mulai dilihat sebagai penjaga logika, pengawal keadilan,dan pengkritik kekuasaan.

Ironisnya, di banyak negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris,kuliah hukum sejak lama sudah menjadis imbol prestise. Selektif, mahal, dan sangat dihormati. Lalu bagaimana dengan kita?

Masalahnya bukan pada ilmunya.Tapi pada bagaimana kita menjalaninya dan pada akhirnya, gelar sarjana hukum tidak otomatis membuat seseorang “bernilai”.

Yang membuatnya bernilai adalah cara berpikirnya, ketajaman analisanya,dan keberaniannya berdiri di antara benar dan salah.

Mahasiswa hukum hari ini punya pilihan,menjadi biasa-biasa saja di tengah banyaknya lulusan, atau menjadi sosok yang benar-benar dibutuhkan dalam sistem yang sering kali tidak baik-baik saja.

Jurusan ilmu hukum di universitas ternama, kini sudah menjadi incaran lulusan SMA.Para orang tua, juga sudah mulai terbuka dengan pilihan anaknya.

Jika saat ini kamu mahasiswa hukum,jangan hanya sibuk membela jurusanmu,tapi buktikan kualitasmu, gali terus ilmu,buktikan pilihanmu tidak keliru.

Exit mobile version