LANGITBABEL.COM—Partai puncak Babel Series Championship 2026 menyajikan drama tingkat tinggi di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang.
Real Bahdad sukses menasbihkan diri sebagai kampiun usai menumbangkan Air Itam FC dengan skor tipis 1-0 via eksekusi penalti pada paruh kedua pertandingan.
Begitu peluit kick-off ditiupkan, Real Bahdad langsung mengambil inisiatif serangan. Gelombang tekanan terus dilancarkan ke lini pertahanan Air Itam FC. Namun, solidnya tembok pertahanan lawan serta kesigapan sang penjaga gawang membuat rentetan peluang Real Bahdad mentah di awal laga.
Peluang emas pertama lahir pada menit ke-5 melalui Rendi (15). Pemain bernomor punggung 15 itu melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti, tetapi si kulit bundar masih mampu diamankan oleh kiper Air Itam FC.
Tertekan sejak awal, Air Itam FC merespons lewat skema serangan balik. Isnan (11) sempat mengancam lini pertahanan lawan, meski sepakannya masih melebar tipis dari sasaran.
Real Bahdad kembali mendapatkan kans pada menit ke-30 lewat situasi bola mati di luar kotak penalti. Dandi yang maju sebagai eksekutor meluncurkan tembakan keras terukur, tetapi lagi-lagi ditepis oleh kiper Air Itam FC.
Menjelang jeda, Feri alias Akiw hampir saja memecah kebuntuan dari dalam area penalti. Sayang, sepakan kerasnya justru melambung di atas mistar. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua Berlangsung Tensi Tinggi
Memasuki paruh kedua, tempo permainan kian terbuka dan memanas. Air Itam FC lebih dulu menggebrak pada menit ke-50 lewat tendangan jarak jauh berbahaya. Beruntung bagi Real Bahdad, kiper Bagus Jayadi tampil sigap melakukan penyelamatan krusial.
Real Bahdad langsung membalas. Ancaman lahir dari eksekusi free-kick Wazir Kahfi yang masih melenceng tipis di atas gawang. Jual beli serangan pun tak terhindarkan setelah pemain nomor 20 dari Air Itam FC membalas dengan tembakan yang juga belum menemui sasaran.
Pada menit ke-57, Wazir Kahfi kembali mendapat peluang emas, namun sepakannya berhasil digagalkan kiper lawan. Tak lama berselang, kemelut terjadi di depan gawang Air Itam FC, tetapi barisan depan Real Bahdad gagal mengonversinya menjadi gol.
Kartu Merah Kontroversi dan Drama Titik Putih
Drama sebenarnya dimulai ketika wasit mencabut kartu merah langsung untuk Rendi. Pemain Real Bahdad tersebut diusir dari lapangan usai dinilai melakukan pelanggaran saat berupaya merebut bola dari penguasaan kiper Air Itam FC. Keputusan tersebut sempat memicu protes keras dan kontroversi di lapangan.
Bermain dengan 10 orang tak membuat mental para pemain Real Bahdad ciut. Kalah jumlah pemain justru membakar semangat juang mereka untuk terus memberikan perlawanan spartan.
Petaka bagi Air Itam FC akhirnya datang pada menit ke-74. Bek Air Itam FC melakukan pelanggaran fatal di dalam area terlarang—kakinya diangkat terlalu tinggi hingga mengenai wajah pemain Real Bahdad. Tanpa keraguan, sang pengadil lapangan langsung menunjuk titik putih.
Dandi yang ditunjuk sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sangat dingin. Sepakan terukurnya sukses menggetarkan jala gawang Air Itam FC sekaligus mengubah skor menjadi 1-0.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Air Itam FC gagal mengejar ketertinggalan. Real Bahdad pun resmi mengunci gelar juara pertama Babel Series Championship 2026.
Presiden Klub Real Bahdad, Baskara Malik, mengapresiasi tinggi perjuangan pantang menyerah anak asuhnya di partai final ini.
”Alhamdulillah kita bersyukur atas kemenangan ini, semoga ke depannya lebih baik lagi,” ujar Baskara seusai pertandingan.
Daftar Juara Babel Series Championship 2026:
Juara I: Real Bahdad
Peringkat II: Air Itam FC
Peringkat III: Banyuasin FC
Peringkat IV: HSS Lampur
