Sayup Terdengar Nama Tamsir Dibalik Barang Bukti 80 Kampil Timah Selundupan

Barang bukti 80 kampil timah selundupan yang diamankan Lana Babel

LANGITBABEL.COM——Nama Tamsir belakangan muncul pasca penangkapan 80 karung timah selundupan tangkapan Lanal Babel di Kampung Nelayan 2 kota Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Tamsir di duga kuat sebagai salah satu pengepul jaringan timah selundupan wilayah Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Informasi yang diperoleh jaringan media JMSI, Tamsir memiliki latar belakang sebagai nelayan. Saat ini dia berdomisili di kampung Nelayan 2 Sungailiat.

Beberapa tahun silam, Tamsir Banting setir dan mulai menampung serta menggeluti bisnis timah ilegal. Khususnya timah-timah dari penambang ilegal sekitar Sungailiat.

“Aslinya nelayan dan pengepul ikan, cuma beberapa tahun belakang main timah,” kata sumber jaringan media ini.

Dalam bisnis timah selundupan, punya peran strategis. Diaberperan sebagai pengepul. Pasir-pasir timah diperoleh Tamsir dari penambang ilegal sekitar Sungailiat. Sementara dana operasional disokong sejumlah kolektor ternama Sungailiat.

Tamsir juga mengatur mobilisasi. Mulai dari pembelian, pemurnian bongkar muat biji timah hingga keberangkatan kapal menuju Malaysia.

“Bisa dikatakan pengepul yang punya sokongan dana dari sejumlah bos timah Sungailiat. Dari situ dia dapat fee,” sambung sumber.

Lanal Babel Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah

Pangkalan TNI AL Bangka Belitung melalui Tim Trisula unit Intel kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pasir timah ke luar negeri.

Puluhan karung timah selundupan tersebut disita Tim Trisula di kebun Kampung Nelayan dua Kota Sungailiat, Senin (11/08/2025) malam.

Tim Trisula Lanal Babel terus berupaya mendeteksi keberadaan lokasi tempat penyeludupan timah di pesisir wilayah kerja Lanal Babel.

Kali ini tim Trisula berhasil menemukan lokasi penimbunan pasir timah sebanyak kurang lebih puluhan karung yang diduga kuat akan diseludupkan ke luar negeri.

Berada pada pinggir pantai pelaku penyeludupan menimbun dan menanam pasir timah di dalam peti yang dibuat melalui penggalian tanah guna menyiapkan sebelum akan dikirim ke luar negeri.

Atas temuan tersebut, alhasil puluhan karung pasir timah berhasil disita petugas Lanal Babel guna penyelidikan lebih lanjut.

Danlanal Babel Kolonel Laut (P) Ipul Saepul, S.E M.Tr.Opsla mengatakan Sebayak 80 karung pasir timah telah kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Posisi timah berada di dermaga sebanyak 12 karung dan yang lainnya kita temukan tertanam di dalam tanah tidak jauh dari dermaga sebanyak 68 karung. Kata Kolonel Ipul, Selasa (12/08/2025).

Kolonel Ipul menyebut, pasir timah itu diduga akan diselundupkan ke luar pulau Bangka. Namun gagal, karena petugas Lanal Babel lebih dahulu menemukan sebelum dilakukan proses pengiriman lewat jalur kapal.

Kronologis penggagalan penyelundupan itu berlangsung cukup dramatis. Pukul 17.45 WIB, Tim Trisula Lanal Babel melaksanakan monitoring kegiatan penyelundupan timah di Wilker Lanal Babel sektor Sungailiat.

Kemudian sekitar pukul 18.05 WIB, Tim Trisula melaksanakan penyisiran di tebing belakang Nelayan dua didekat salah satu universitas swasta di Kabupaten Bangka.

Selanjutnya, tim melaksanakan identifikasi dan ditemukan di bawah dermaga kayu terdapat tumpukan karung timah yang tertutup terpal hijau. Tim kemudian melaksanakan pembongkaran dan ditemukan tumpukan pasir timah sebanyak 12 karung berada di dalam tanah yang sengaja dibuat untuk mengelabui petugas.

Sekira Pukul 18.45 WIB, tim kembali melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi penemuan pasir timah dan kembali ditemukan timbunan pasir timah di dalam tanah berbentuk limas dengan ukuran panjang 5 Meter, lebar 1,2 Meter dengan kedalaman 1,6 meter dan ditutupi papan kayu gelondongan dan ditimbun pasir pantai. Petugas mendapatkan sebanyak 68 karung pasir timah.

Selanjutnya pasir timah dikawal dibawa menuju Mako Lanal Babel Belinyu guna penyelidikan lebih lanjut.

Kolonel Ipul melanjutkan, Lanal Bangka Belitung tetap mengedepankan komitmen dalam mencegah tindakan yang berbau ilegal di wilayah kerja Lanal Bangka Belitung.

” Kami tetap berkomitmen, untuk menjaga dan mencegah tindakan penyelundupan apapun di perairan Bangka Belitung,” tegasnya.

 

 

Sumber: babelupdate.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *