LANGITBABEL.COM–Suasana haru terlihat di sebuah rumah sederhana di Kelurahan Selindung, Kota Pangkalpinang. Suara lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama bergema, memecah hening ketidakpastian yang kini memasuki hari ke-12 sejak tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.
Di sudut ruangan, Silvi istri dari Gery Danovan tampak tak kuasa menahan genangan air mata. Di tengah keputusasaan ia harus tetap berdiri kokoh mendampingi buah hatinya yang masih belia: sang putra yang baru menginjak usia dua tahun dan putri sulungnya yang berusia delapan tahun.
Komunikasi terakhir dengan sang suami terjadi menjelang keberangkatan dari Surabaya menuju Banjarmasin untuk urusan dinas. Selepas itu, sambungan telepon terputus, menyisakan kecemasan mendalam yang tak kunjung menemukan jawaban.
Namun, yang paling menyayat hati adalah hadirnya sebuah paket kiriman. Paket dari Gery yang dikirim sebelum musibah terjadi itu berisi sepatu dan jam tangan hadiah manis seorang ayah untuk kedua buah hatinya.
Hadiah itu kini berubah menjadi saksi bisu, mengisyaratkan kasih sayang seorang ayah yang terhenti di tengah lautan.
”Paketnya datang dua hari setelah kapal tenggelam. Isinya sepatu dan jam untuk anak-anak,” ungkap Silvi dengan mata berkaca-kaca dan suara yang bergetar menahan pilu. “Kami hanya bisa berdoa dan berharap ayah mereka bisa kembali.”
Meski kecemasan menghantam hatinya, Silvi memaksakan tersenyum sembari menguntai doa. Tak ada kemarahan, hanya ketabahan yang tersisa.
Tidak lupa dirinya menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim SAR gabungan dan seluruh petugas Basarnas yang tanpa lelah menyisir lautan demi mencari para korban.
Hingga Kamis (24/9/2026), Basarnas mengonfirmasi telah menemukan 150 korban dari total 243 penumpang yang terdata dalam manifes kapal. Di antara puluhan nama yang belum teridentifikasi atau ditemukan, Silvi dan anak-anaknya terus menggantungkan asa. Satu nama yang amat mereka cintai belum juga berlabuh pulang.
Bagi keluarga kecil ini, harapan itu tak boleh padam. Selama gelombang laut masih disisir dan doa-doa Yasin terus dipanjatkan, harapan untuk mengemul kembali sosok Gery dalam keadaan selamat akan selalu hidup.











