fbpx

Terapkan Pemeriksaan Awal HIR pada KUHAP

Share

HIR (herziene inlands reglements) dengan KUHAP adalah perangkat hukum acara yang menjadi acuan bagaimana suatu tindak pidana itu akan diproses. Perbedaan pokok antara HIR dan KUHAP adalah :

  1. HIR dibentuk berdasarkan Staatblaad 1941 No.44 dan UU Darurat No. 1 Tahun 1951, sedangkan KUHAP di bentuk berdasarkan UU No.8 Tahun1981;
  2. HIR Berlaku di Indonesia sejak tahun 1941 sd 1981 dan selanjutnya dari 1981 sampai saat ini KUHAP berlaku sebagai hukum acara pidana di Indonesia;

Baca Konsideran Memutuskan dalam UU No. 8 Tahun 1981 yang isinya : Memutuskan dengan mencabut Het Herziene Inlandsch Reglement (Staatsblad Tahun 1941 Nomor 44) dihubungkan dengan dan Undang-undang Nomor 1 Drt. Tahun 1951 (Lembaran Negara Tahun 1951 Nomor 9, Tambahan Lembaran Negara Nomor 81) beserta semua peraturan pelaksanaannya;

  1. HIR, menganut sistem inkuisitur yang menempatkan terdakwa sebagai objek sehingga pejabat pelaksana hukum sebagai kekuasaan penuh atas pengadilan, sedangkan KUHAP telah menempatkan terdakwa sebagai orang yang memiliki hak asasi manusia, sehingga pejabat peradilan mulai dari kepolisian sampai hakim dituntut untuk berlaku adil dan menghormati hak-hak terdakwa;
  2. Pengawasan implementasi HIR bersifat vertical saja yakni control dari pejabat diatasnya, sedangkan KUHAP memperkenankan pengawasan jalannya peradilan baik secara vertical maupun horizontal
  3. Acara HIR melalui tahapan pemeriksaan pendahuluan, pemeriksaan sidang pengadilan dan pelaksanaan putusan. Sedangkan KUHAP diawali dengan penyelidikan dan penyidikan kemudian penuntutan oleh Kejaksaan untuk diadakan pemeriksaan di pengadilan dan diputuskan oleh hakim yang memeriksa dan mengadilinya, terakhir adalah pelaksanaan perintah putusan pengadilan.

John Ganesha Siahaan

Kelahiran Belinyu tertarik pada isue demokrasi, pembaharuan hukum dan pengawasan kebijakan publik. Aktif sebagai pekerja bantuan hukum dan Penggiat Ekonomi Kreatif pada Pengembangan Industti 4.O

You may also like...