fbpx

Sahangkoe Bumbu Asli Khas Bangka Belitung

Share

Langitbabel – Pangkalpinang🇲🇨 Salah satu dari sekian banyak bumbu masakan yang berasal dari bangka adalah lada putih. Dalam Bahasa Bangka biasa dinamakan dengan Sahang.

Sebagai daerah penghasil lada putih dengan cita rasa terbaik dunia, masyarakat bangka belitung dituntut untuk aktid melakukan inovasi dan kreatifitas dalam meningkatkan nilai jual lada. Kegiatan ini biasanya diwujudkan dalam wadah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Lada putih atau merica adalah rempah rempah yang dalam bahasa latin dikenal dengan Piper Albi Linn. Rempah khas dari bangka belitung ini ternyata memiliki kandungan minyak (minyak lemak maupun pati) yang berasa dilidah sedikit pahit dan pedas. Kemudian bagi tubuh memberikan kehangatan dan antipiretik yang sangat efektif menjaga kesehatan tubuh.

Penggunaan lada hitam maupun lada putih biasanya sudah berbentuk bubuk untuk keperluan bumbu masakan atau bumbu dapur. Selama manusia masih butuh makan maka ia sebenarnya bumbu masak penyedap rasa.

Emily Rinova seorang enterpreneur melihat usaha penjualan lada putih sebagai bumbu masak masih kurang diminati oleh masyarakat bangka belitung. Bahkan ia menemukan masih banyak bumbu masak dengan pasokan lada berasal dari luar pulau bangka belitung.

Berangkat dari intuisi kewirausahawan itu, Emily Rinova memproduksi lada dalam kemasan yang diberi nama Sahangkoe. Berpusat dikota Pangkalpinang Emily dengan keseriusan dan ketekunan memulai usaha produksi penjualan dan pemasaran lada putih dalam kemasan bumbu lada putih asli bangka belitun bernama Sahangkoe.

“Kendalanya? cuma soal kemasan. Mesin Kemasan. Bumbu Masak Sahangkoe ini kalau akan ekspansi keluar daerah juga mancanegara harus kuat dalam kemasannya. Persaingan dalam kemasan yang menarik itu menambah nilai jual sahangkoe.

Emily Rinova Pengusaha Bumbu Lada Putih Sahangkoe

Emily menilai bangka belitung sebagai produsen lada putih terbaik harus berdiri pabrik pengolahan dan pemasaran yang mampu bersaing dengan perusahaan pendahulu yang ada di Sidoarjo – Jawa Timur.

Bukan hanya itu, Emily merasa optimis dengan adanya pabrik produsen bumbu kemasan sahangkoe juga akan mengangkat nama pulau Bangka. Babel bukan hanya areal perkebunan saja, kelak akan dikenal Pabrik besar pengolahannya. Sebab, belum banyak yang belum tahu bahwa babel ini identik dengan merica putih ungkapnya.

Bumbu Lada asli Bangka belitung dalam kemasan Sahangkoe ini tidak memakai bahan campuran apapun. Sahangkoe asli dari lada putih pilihan. Setiap butir lada putih itu kami seleksi secara manual. Sudah disertifikasi halal. Ini lada aseli bangka tengah bersenergi dengan Ladarizz yang memproduksi lada putih menjadi tepung.

Emily Rinova mantan sales showroom mobil terkenal di Bangka Belitung

Disisi lain, dengan adanya pabrik Sahangkoe akan terbuka lapangan kerja bagi ibu mandiri (Janda) dan warga yang putus sekolah. Menurut Emily banyak orang dengan keterbatasan lantas kesulitan melamar kerja ke perusahaan besar yang membutuhkan skill tinggi.

Saat ini Usaha Sahangkoe Emily telah memperkerjakan 10 orang untuk membidangi sales dan produksi. Produksi bumbu lada putih Sahangkoe saat ini masih dilakukan secara manual. Keterbatasan modal usaha begitu penjelasan Emily.

Ketika ditanya apakah Sahangkoe mengalami kesulitan dalam pemasaran. Emily menjawab hingga saat hampir seluruh toko sembako dan pasar di Pangkalpinang sudah menjual bumbu lada putih aseli bangka belitung Sahangkoe.

Ia bersyukur mendapatkan tim sales sahangkoe yang ulet dan kerja keras. Tim sales sahangkoe secara rutin dan teratur mendatangi hampir semua toko sembako dan pasar.

Kami sudah perkenalkan produk bumbu lada putih asli bangka belitung Sahangkoe ke Bapak Walikota Maulan Aklil. Kamipun menjelaskan betapa pentingnya mesin pengemas bagi usaha ini.

Cerita Emily ketika berkesempatan berdialog dengan Walikota Maulan Aklil

Syukurlah kendala Sahangkoe yang disampaikan Emily ditangapi cepat oleh Walikota Molen. Ia meminta Emily membuat Proposal Sahangkoe yang lengkap menjelaskan kendala dan mesin kemasan yang dimaksud. Walikota Molen berjanji akan membantu kemajuan Sahangkoe sebagai produk lokal kota pangkalpinang.

You may also like...