fbpx

PN Pangkalpinang Gelar Sidang PK Kedua Kali Verdi

Share

PK Kedua kali berdasarkan KUHAP tidak diperkenankan. Akan tetapi dengan mendasari Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 10 Tahun 2009 Jo. Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 7 Tahun 2014 Jis Putusan Mahkamah Konstitusi RI Nomor : 34/PUU-XI/2013 Tanggal 6 Maret 2012, PN Pangkalpinang akhirnya mempertimbangkan permohonan Peninjauan Kembali kedua kali terpidana Narkotika Verdi Febriyanto dapat diterima untuk dikirim ke Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Penasihat Hukum Verdi dari LBH Perkumpulan PDKPBABEL yakni Muhammad Choiri, SH dan Agus Ewen Tjandra SH mengatakan alasan PK Kedua Kali Verdi dilatarbelakangi adanya keadaan baru yang bersumber dari Putusan PK atas nama Adesta yang dikabulkan oleh Hakim Agung pemeriksa pada tingkat Peninjauan Kembali.

“Jadi, perkara verdi dan adesta ini adalah satu objek perkara. PK yang diajukan Adesta dikabulkan sementara PK yang diajukan Verdi ditolak. Menurut kami, adanya putusan PK yang berbeda dalam satu objek perkara menjadi alasan PK Kedua Kali Verdi sejatinya dapat dikirim ke Hakim Agung melalui Pengadilan Negeri Pangkalpinang”

Mohammad Choiri, SH

Diterangkan oleh Agus Ewen Tjandra, persidangan PK Kedua Kali Verdi digelar kemarin (01/09) di Pengadilan Negeri Pangkalpinang. Katanya, Verdi merasa Pengadilan Negeri Pangkalpinang telah berlaku adil terhadap dirinya. Sekalipun isi permohonan yang diajukan verdi dalam memori Peninjauan Kembali belum tentu akan dikabulkan oleh Hakim Agung.

Menurut Agus Ewen, dakwaan penuntut umum tanpa adanya Pasal 127 Ayat (1) UU Narkotika akan menimbulkan permasalahan judicial. Ketika dalam persidangan, ternyata terbukti bahwa terdakwa adalah penyalahguna narkotika bagi diri sendiri, maka majelis hakim pemeriksa tingkat pertama tidak dapat menghukum terdakwa dibawah 4 tahun.

Seperti diketahui, Hukum Pidana Narkotika Nasional mengandung ancaman pidana dengan pidana minimum khusus diatas 4 tahun, diatas 5 tahun dan diatas 6 tahun. Sementara hukuman bagi penyalahguna narkotika bagi diri sendiri dibawah 4 tahun. Sementara menurut Agus Ewen adalah suatu kebenaran materiil, seorang pemakai untuk mendapatkan narkotika karena kecanduan akan diawali dengan perbuatan membeli dan menguasai narkotika terlebih dahulu.

Lababel

Portal berita dan blog dan publisher terhadap konten musik, foto, film dan video (karya seni hiburan)

You may also like...