fbpx

Mengenal Kekuasaan Allah melalui Bertani

Share

Dari Anas ra., Rasulullah SAW. pernah bersabda :

“Sekiranya hari kiamat hendak terjadi, sedangkan di tangan salah seorang diantara kalian ada bibit kurma, maka apabila dia mampu menanam sebelum terjadi kiamat, maka hendaklah ia menanamnya.” (HR. Imam Ahmad)

Dari riwayat tersebut hendaknya mamusia tidak lepas dunia tani agar kelangsungan kehidupan terus dapat bejalan seperti Rosulullah SAW anjurkan. Bertani merupakan profesi yang bisa dilakukan siapa saja, orang tua, orang muda, laki-laki atau perempuan. Bertani tidak mempunyai banyak syarat, asalkan ada kemauan. Profesi ini sangat mudah dilakukan terutama mayoritas masyarakat yang tinggal di perdesaa.

Sebagian kaum muda telah beralih profesi dan ada pula yang iseng-iseng bertani selepas kerja kantor. Semuanya itu pilihan individu sebagai mahkluk Allah. Ada beberapa ingin dipetik dari hasil bertani yang mungkin jarang kita renungkan dan selalu kita lihat dari penampilan profesi;

  1. Bertani menanamkan kesabaran dan keiklasan
    Setiap petani akan memgalami dan merasakan durasi waktu dalam.meniati hasi,ada yang satu bulan hingga tiha tahun. Sepanjang rentang waktu tersebut, sebatang tanaman membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari mulai menyemai hingga panen mebutuhkan biaya, tenaga dan waktu. Disinilah seorang petani diuji kesabarannya. Ujian akan datang berkali-kali. Semuanya itu dilakukan dengan sabar dang berdoa pada Allah.

Jiwa keiklasan pada petani bisa dinilai oleh dirinya sendiri tak kala hasil panennya tidak sesuai bahkan gagal. Sikap-sikap.petani inilah justru memberikan ajaran bahwa kesabaran dan keiklasn tidak datang dengan cepat atau tanpa ada pengorbanan. Kesabaran dan keiklasan adalah hasil dari suatu pekerjaan Tani.

2. Mengenal kekuasan Allah
Teknologi diciptakan di zaman modern saat ini, sedangkan Alquran diturunkan sekira 14 abad yang lalu. Menariknya, Alquran mengungkap banyak fakta-fakta ilmiah yang baru bisa dibuktikan kebenarannya di masa saat ini. Begitu juga para ahli mempelajari kehebatan penciptaan Allah dan rahasia dibaliknya merupakan tanda-tanda kekuasan Allah.
Para ahli pertanian mengabarkan betapa komplek unsur, anatomi/sel yang dimiliki tumbuhan dengan fungsi msing-masing Allah ciptakan untuk makhluknya.
Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan daripadanya biji-bijian, maka daripadanya mereka makan (QS 36: 33)

3. Bersedekah lewat Tanaman
Dari Anas bin Malik Rodhiyallohu ‘Anhu bahwa Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا, أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلَ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيْمَة ٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ

“Tidaklah seorang muslim menanam pohon, tidak pula menanam tanaman kemudian hasil tanaman tersebut dimakan oleh burung, manusia atau binatang melainkan (tanaman tersebut) menjadi sedekah baginya.” (HR. Imam Bukhari hadits no.2321)
ulama Syafi’iyah lainnya yaitu Imam Nawawi berpendapat bahwa yang paling diberkahi adalah pekerjaan dengan tangan, dan bercocok tanam lebih baik dengan tiga alasan. Yaitu termasuk pekerjaan dengan tangan, tawakal seorang petani itu tinggi dan kemanfaatannya untuk orang banyak, termasuk pula manfaat untuk binatang dan burung.

4..Berdakwa melalui pofesi tani
Setiap perbuatan yang tidak sia-sia, mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan adalah dakwah. Pola-pola dakwah di lapangan berbeda dengan pola majles. Selain menyampaikan ayat-ayat al Qur’an juga dituntuk mengusai tehnologi sehingga balance keduanua. Konsep yang diterapkan harus ilmiah dan empiris. Konsep ilmu amaliyah dan amal ilmiah menjadi syarat agar makna dunia akherat tetap.menjadi nafas dalam bergelut dengan tani agat tujuan dakwah dapat dilakukan untuk membangun sangat. Masyarakat yang menjunjung tinggi nilai, norma, hukum yang ditopang oleh penguasaan iman, ilmu, dan teknologi yang berperadaban (Depdiknas: 2001).

  1. Menumbuhkan arti kasih sayang sesama mahkluk
    Hubungan manusia dengan mahkluknya lainya didasari dengan rasa kasih sayang dan tepat guna dalam.pemnafaatanya. hal ini memungkinkan terjaganya kelangsungan hidup makluk dibumi.
    Hikmah dari rangkaian bertani bisa dipetik , kesabaran dan rasa iklas serta berdoa menjadi buah hasil dari proses. Kesabaran diuji dari merawat tanah yang didalamnya hidup mikroorganisme, menyemai benih hingga tumbuh, menanan dan merawatnya hingga panen sama halnya dengan kehidupan kita, yang sejtinya hidup harus diawali dengan proses bukan instan.

Dunia pertanian salah satu cara mengenal kekuasan Allah, rasa yakin dan percaya harus di tanam, dirawat ,dipupuk. Keyakinan harus diuji hingga kita selalu menjadi pribadi rendah diri. Semoga. ( a. Tarmizi).

You may also like...

1 Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.