fbpx

Kategori Kerugian Keuangan dan atau Perekonomian Negara

Share

Sejak terbitnya Peraturan Mahkamah Agung No 1 Tahun 2020 maka setidaknya Hakim Tipikor telah memiliki pedoman untuk menentukan kategori kerugian keuangan dan atau perekonomian negara.

PERMA No 1 Tahun 2020

Menurut Pasal 6 Ayat (1) Perma No 1 Tahun 2020, untuk Pasal 2 UU Tipikor kategori kerugian keuangan dan atau perekonomian negara dibagi menjadi 4 kategori. Misalnya nilai kerugian diatas 200 Juta hingga 1 Milliar termasuk kategori ringan, , berikut kategori kerugian keuangan dan atau perekonomian negara :

  • Kategori Paling Berat, kerugian keuangan dan atau perekonomian negara adalah lebih dari 100 Miliar;
  • Kategori Berat, kerugian keuangan dan atau perekonomian negara adalah lebih 25 Milliar sampai dengan 100 Miliar;
  • Kategori Sedang, kerugian keuangan dan atau perekonomian negara adalah lebih dari 1 Milliar sampai dengan 25 Miliar;
  • Kategori Ringan, kerugian keuangan dan atau perekonomian negara adalah lebih 200 Juta sampai dengan 1 Miliar;

Sedangkan untuk Pasal 3 UU Tipikor, menentukan kategori kerugian keuangan dan atau perekonomian negara dibagi menjadi 5 kategori. Misalnya Kerugian dibawah 200 Juta termasuk kategori paling ringan, berikut kategori kerugian keuangan dan atau perekonomian negara :

  • Kategori Paling Berat, kerugian keuangan dan atau perekonomian negara adalah lebih dari 100 Miliar;
  • Kategori Berat, kerugian keuangan dan atau perekonomian negara adalah lebih 25 Milliar sampai dengan 100 Miliar;
  • Kategori Sedang, kerugian keuangan dan atau perekonomian negara adalah lebih dari 1 Milliar sampai dengan 25 Miliar;
  • Kategori Ringan, kerugian keuangan dan atau perekonomian negara
  • Kategori Paling Ringan, adalah kurang dari 200 Juta;

John Ganesha Siahaan

Kelahiran Belinyu tertarik pada isue demokrasi, pembaharuan hukum dan pengawasan kebijakan publik. Aktif sebagai pekerja bantuan hukum dan Penggiat Ekonomi Kreatif pada Pengembangan Industti 4.O

You may also like...