fbpx

HMI Babel Gelar Dialog Publik Peringati Sumpah Pemuda

Share

Langitbabel – PANGKALPINANG 🇮🇩 Anggota DPD RI, H.Hudarni Rani yang juga mantan Gubernur Babel, turut menyampaikan pesannya khususnya kepada anak-anak muda Bangka Belitung untuk terus optimis berjuang demi mencapai cita-cita dan mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat dan bangsa yang lebih baik dimasa depan.

Kata dia, masa depan negeri ini tergantung kepada pemudanya, karena itu jangan lelah terus berjuang, jangan berhenti berjalan di atas rell, meskipun pasti akan ada yang namanya pro dan kontra.

“Ini sangat penting supaya anak-anak muda kita tidak ada lagi yang miskin dan bodoh, sehingga caranya adalah mesti terus berjuang dengan perbaikan kualitas pendidikan dan kualitas kesehatan yang baik,”ujar Hudarni Rani saat menjadi tamu kehormatan di acara “Dialog Publik Memperingati Sumpah Pemuda Sebagai Gerbang Persatuan Bangsa dan Menjaga Kesatuan NKRI” yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Provinsi Bangka Belitung di Hotel Bumi Asih Pangkalpinang, Senin (28/10).

Sementara itu, Anggota Koorps Alumi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Bangka Belitung yang kini juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Pangkalpinang Fraksi PPP Periode 2019 – 2024, Depati Amir Gandhi juga menyebut bahwa Indonesia khususnya juga Bangka Belitung saat ini sangat
membutuhkan peran aktif dari para anak-anak muda yang memiliki jiwa kreatif, inovatif semangat membangun kemajuan dan peradaban.

Negara membutuhkan anak muda yang juga bisa memanfaatkan setiap momentum untuk pengembangan diri ke arah yang positif. Ditambahkanya, kita butuh continuetas bukan sekedar ceremonial untuk menjaga persatuan dan kesatuan khususnya dikalangan pemuda.

Sebab itu, anak muda Indonesia di momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda harus siap-siap beda, muda dan berbahaya. Karena kita sedang menghadapi bonus demografi di daerah maupun sejarah ke Indonesiaan.”

Jika bonus demografi atau artinya anak muda atau orang-orang yang produktif ini tidak ada ruang untuk berkreasi , maka itu berbahaya , tetapi kalau kita bisa memanfaatkan usia produktif ini dengan ruang -ruang kreasi , maka saya yakin ini justeru akan jadi anugerah yang bahagia tentunya untuk seluruh rakyat Indonesia.

Dialog Publik Memperingati Sumpah Pemuda Sebagai Gerbang Persatuan Bangsa dan Menjaga Kesatuan NKRI” yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Provinsi Bangka Belitung ini juga menghadirkan pembicara lainnya seperti Kabid Humas Polda Bangka Belitung, AKBP. A. Maladi Polda, Anggota KAHMI Babel dan Fauzan Azima.

Ketua Umum HMI Babel, Suriadi juga mengaku menyambut baik sekaligus bersyukur karena acara dialog ini dapat berjalan dengan sukses dan disambut antusias oleh pemuda Bangka Belitung khususnya dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Pemuda adalah pemikir, pelaku yang tidak mudah dibawah kesana sini oleh dalang, pemuda bukanlah wayang, tapi pemuda pembawa perubaha untuk kemajuan.

“Tentu saja semoga dengan tadi telah mendapatkan pencerahan luar biasa dari para narasumber, maka selanjutnya akan dapat dijadikan motivasi bahkan diamalkan oleh para pemuda Babel harapan bangsa ini untuk jangan pernah ada kata berhenti berjuang dan belajar demi menggapai cita-cita hingga mampu berkontribusi untuk bangsa dan negara ini,”dorongnya lagi.

Melalui momentum peringatan Sumpah Pemuda 2019 ini pula, Suriadi juga mengajak kepada seluruh komponen pemuda selaku agent of change (agen perubahan) dan masyarakat untuk terus menjaga dan merawat nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Sehingga bangsa Indonesia tetap akan menjadi bangsa yang kuat tangguh, memiliki kedaulatan yang super kokoh dihadapan bangsa -bangsa lain.

You may also like...