fbpx

Dor!! Kembali Mencuri, Betis Resedivis Ini Ditembak Polisi

Share

Pangkalpinang-Sobirin alias Iman (29) warga Temberan, Kota Pangkalpinang kembali diciduk tim opsnal Subdit III Pelaku terpaksa ditembak polisi pada bagian betis lantaran menyeranghttp://www.babel.polri.go.id Polda Bangka Belitung.

Sobirin berhasil dilumpuhkan petugas dengan sebutir timah panas di kawasan wisata pantai pasir padi, pada Kamis (25/7) lalu.

Pelaku terpaksa ditembak polisi pada bagian betis lantaran menyerang dan berusaha melarikan diri pada saat hendak ditangkap.

Resedivis yang telah keluar masuk penjara sebanyak 8 kali ini, kini harus kembali berurusan dengan pihak Kepolisan lantaran kembali melakukan pencurian di 12 TKP (Tempat Kejadian Perkara)

Dari keterangan pihak kepolisian dan pemeriksaan  terhadap pelaku, diketahui pelaku baru satu bulan menghirup udara bebas.

Ditembak Polisi
Dor!! Kembali Mencuri, Betis Resedivis Ini Ditembak Polisi

“Sejak keluar dari penjara beberapa bulan yang lalu, tersangka sudah melakukan 12 kali pencurian di wilayah Air Itam dan Pangkalan Baru,” terang Kasubdit III Jatarnas Reskrimum Polda Bangka Belitung AKBP Wahyudi, saat memberikan keterangan pers, belum lama ini.

Ditambahkan Wahyudi, pengungkapan kasus ini, merupakan hasil laporan informasi korban atas nama Fitriani dengan kerugian sekitar Rp6 juta ke Polsek Bukit Intan.

“Berawal dari laporan kepolisian, penyidikan mengarah kepada pelaku sobirin yang memang telah kami curiga sebelumnya,” ungkap Wahyudi di dampingi Kabid Humas Polda Bangka Belitung AKBP Maladi.

Dalam melancarkan aksinya pelaku berkasi pada saat malam hari dengan cara mencongkel jedelah rumah yang menjadi sasaran pelaku.

“Dari 12 TKP pencurian, total kerugian yang dialami korban mencapai ratusan juta rupiah, seperti pencurian yang dilakukan pelaku di sebuah warung di samping hotel serta yang mengambil uang senilai 23 juta,” kata Wahyudi.

Dalam melakukan pencurian, diakui pelaku selalu melalui ritual-ritual khusus agar aksi kejahatannya tidak diketahui korban maupun aparat kepolisian.

“Pelaku ini selalu makan dirumah sasarannya dan (maaf) selalu diakhiri dengan buang air besar dirumah sasarannya,” kata Wahyudi.

Saat ditemui awak media, pelaku Sobirin mengaku ilmu yang di pelajarinya berasal dari daerah Mapur, Kabupaten Bangka.

“Diajarkan seseorang disana (Mapur) agar berhasil dalam mencuri, tetapi kali ini gagal dan ketangkap Polisi lagi,” singkatnya.

Dari hasil pencurian, pelaku membeli sepeda motor dan sisanya untuk bersenang-senang. “Beli motor dan minum-minum bersama rekan saya di cafe,” tutup Sobirin.

Dari penagkapan pelaku pencurian disertai pemberatan ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah alat Bukit diantaranya HP, dompet, obeng, tas serta barang bukti lainnya.

Lababel

Portal berita dan blog dan publisher terhadap konten musik, foto, film dan video (karya seni hiburan)

You may also like...