fbpx

SIPP PTUN BUKTI PULOMAS SENTOSA ADA

Share

Kemarin 19 Oktober 2021, Gugatan Perseorangan Lingkungan Hidup terhadap kerusakan alur muara air kantung yang diajukan oleh Nelayan Rahman memasuki tahapan pemeriksaan dengan saki-saksi. Advokat Perkumpulan PDKPBABEL (disingkat elPDKP) Agus Ewen Tjandera SH dan Rostam Rahmad SH yang berperan sebagai Kuasa Hukum Nelayan Rahman mengaku membawa 3 orang saksi yang akan menerangkan tentang kejadian tenggelamnya kapal Pengguga, Keberadaan 2 Bukit Tumpukan Pasir Pulomas yang berada tepat diujung muara air kantung, dan Upaya Protes yang telah dilakukan terhadap para tergugat.

Selain itu, Penasihat Hukum membawa Bukti Tambahan menanggapi perkembangan situasi terkini yang ada hubungannya dengan objek perkara. PT Pulomas Sentosa yang ditarik selaku tergugat I diketahui telah mendaftarkan keberatannya terhadap Keputusan Gubernur Prov. Kep. Bangka Belitung Nomor: 188.44/720/DLHK/2021 Tentang Pemberian Sanksi Administratif Berupa Pencabutan Perizinan Berusaha Kepada Perseroan Terbatas Pulomas Sentosa tertanggal 03 Agustus 2021.

Melalui website Sistem Informasi Penanangan Pekara Pengadilan Tata Usaha Negara Pangkalpinang, memang benar ditemukan adanya registrasi perkara nomor : 11/G/LH/2021/PTUN.PGP yang diajukan PT Pulomas Sentosa. Dari halaman tersebut, diketahui bahwa besok 21 Oktober 2021 adalah agenda Pemeriksaan Persiapan. Menurut hukum acara Peradilan TUN, hakim akan mengadakan pemeriksaan persiapan guna mematangkan perkara sebelum memeriksa pokok perkara.

Menurut Agus Ewen Tjandera, SH, bukti tambahan berupa print out SIPP PTUN Pangkalpinang ini membuktikan bahwa keberadaan PT Pulomas Sentosa masih ada sebagai Perseroan Terbatas. Dengan bukti ini terungkap masih melekatnya kepentingan Pulomas terhadap 2 bukit tumpukan limbah hasil kerja keruknya yang menjadi objek perkara dalam persidangan perdata Perbuatan Melawan Hukum yang diajukan Nelayan Rahman.

“SIPP PTUN Pangkalpinang menunjukan bahwa Perseroan PT Pulomas Sentosa (pulomas) masih eksis tetapi memang tidak ada itikad baik untuk memenuhi panggilan sidang dari Pengadilan Negeri Sungailiat”

Agus Ewen Tjandera SH – Pengcaara Publik

Didalam persidangan, nampak hadir 3 (tiga) orang kuasa penunjukan dari Bupati Bangka. Ketika persidangan dimulai Saksi HR dan HS yang terlebih dahulu telah diangkat sumpah, memberikan keterangannya tentang apa yang ia ketahu, lihat,, dengar dan rasakan terkait pokok permasalahan yang terjadi di ujung muara air kantung gugatan nelayan rahman ini.

Lababel

Portal berita dan blog dan publisher terhadap konten musik, foto, film dan video (karya seni hiburan)

You may also like...