fbpx

Latar Belakang Ancaman Pidana Minimum Tipikor

Share

Apakah yang menjadi latar belakang ancaman pidana minimum tipikor (Tindak Pidana Korupsi). Sebagaimana kita ketahui sistem penghukuman Tindak Pidana Korupsi menggunakan ketentuan absolut yakni ancaman pidana minimun. Hal ini biasanya terlihat dari frasa “paling singkat” didalam masing-masing pasal sesuai dengan delik perbuatan maksud dan tujuannya.

Beberapa kalangan berpendapat lahirnya ancaman pidana minimum tipikor didalam UU No.31 Tahun 1999 Jo. Perubahannya UU No. 20 Tahun 2001 dilatarbelakangi pemahaman sepcialis rules yang dilahirkan pada Pasal 103 KUHP yang dipayungi UU No1. Tahun 1946 Jo. UU No. 73 Tahun 1958 .

Ketentuan-ketentuan dalam Bab I sampai Bab VIII buku ini (KUHP) juga berlaku bagi perbuatan- perbuatan yang oleh ketentuan perundang-undangan lainnya diancam dengan pidana, kecuali jika oleh undang-undang ditentukan lain.

Pasal 103 KUHP

Ancaman Pidana Minimum Tipikor

Selain kedudukan Pasal 103 KUHP sebagai pintu masuk pembuat UU untuk menciptakan norma Ancaman Pidana Minimum Tipikor. Didalam bagian Penjelasan UU No 31 Tahun 1999, terdapat alasan politik hukum dan kajian sosiologi.

Lahirnya norma ancaman pidana minimum tipikor juga dilatar belakangi keinginan pembuat UU untuk memberikan efek shock terapi dalam upaya pencegahan tipikor. Karena dianggap sistem pemidanaan relatif dalam UU 3 Tahun 1971 tidak akan efektif dalam kegiatan pencegahan dan menjawab kebutuhan hukum bagi upaya pemberantasan korupsi. Dalam kerangka pemikiran umum, tindak pidana korupsi sudah dianggap sebagai norma kejahatan ekstra luar biasa.

https://langitbabel1.com/putusan-tipikor-dibawah-ancaman-pidana-minimum/

John Ganesha Siahaan

Kelahiran Belinyu tertarik pada isue demokrasi, pembaharuan hukum dan pengawasan kebijakan publik. Aktif sebagai pekerja bantuan hukum dan Penggiat Ekonomi Kreatif pada Pengembangan Industti 4.O

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.