fbpx

Bank BTN Jalankan 3 Pilar Bussines and Human Rights

Share

Pandemi Covid19 adalah wabah yang mengancam kehidupan, melalui rantai penularan sejumlah orang mengalami penurunan kemampuan imun tubuh dan tidak sedikit yang meninggal tak tertolong.

Virus yang mengganas pada tahun 2019 ini rupanya menguji kemampuan industri bisnjs keuangan mempertanggung-jawabkan bisnisnya terhadap ide perlindungan Hak Asasi Manusia yang menjadi hukum nasional dan hukum internasional.

Adalah sangat relevan jika debitur mendahulukan segala kemampuan finansialnya yang masih ada untuk bertahan hidup selama waktu yang tidak tentu. Misalnya pilihan sikap untuk mendahulukan belanja kesehatan dan gizi dan menunda dahulu belanja rutin cicilan angsuran kredit perumahan.

Hal tersebut dibuktikan oleh KPR Bank BTN. Bank Negara ini memberikan kesempatan bagi debiturnya untuk tidak membayar angsuran selama 3 atau 6 atau 12 bulan.

Hal ini dijelaskan oleh John Ganesha Siahaan – Juru Bicara Tim Advokasi Countercyclical Pandemi Covid19 dari LBH Perkumpulan Pusat Dukungan Kebijakan Publik (PDKPBABEL).

” Ada 3 Pilar Penerapan Bisnis dan HAM yakni Perlindungan, Penghormatan dan Pemulihan, Ketika KPR Bank BTN memberikan skema restrukturisasi kredit itu, maka BANK BTN sedang berkontribusi bagi Pemulihan kemampuan ekonomi debiturnya, Ini sungguh humanis”

John Ganesha Siahaan – Jubir Tim BHCC19 PDKPBABEL

Dilaporkan oleh ganesha, bahwa PDKPBABEL hanya mendapatkan kuasa negosiasi restrukturisasi kredit dari 7 orang debitur KPR Bank BTN.

Seluruhnya adalah warga Kota Pangkalpinang dan telah mendapatkan kesepakatan dengan KPR Bank BTN berupa penundaan pembayaran prestasi selama 12 bulan.

Seperti diketahui bahwa pada tahun 2005 Sekertaris Jenderal PBB telah menyusun kerangka dasar yang dapat mempertemukan antara kepentingan bisnis dan Hak Asasi Manusia.

Bussines and Human Rights

Tokoh pemikir Bussines and Human Rights (BHR) Prof John Gerard Ruggie berhasil mengembangkan kerangka untuk untuk Bisnis dan HAM dan pada Juni 2011, Dewan HAM PBB mengesahkan kerangka tersebut menjadi Prinsip Panduan Bisnis dan HAM – UN Guiding Principles on Bussines and Human Right (UNGPs).

Namun Ganesha yakin tidak perlu menunggu sampai 1 Tahun, jika kemampuan debitur Bank BTN telah pulih, mereka akan segera mulai mengangsur KPR BTN.

Lababel

Portal berita dan blog dan publisher terhadap konten musik, foto, film dan video (karya seni hiburan)

You may also like...